The Hive Tamansari, Pilihan Sesuai Zaman

Sebagai kota paling dinamis di Indonesia, Jakarta terus berubah sesuai dengan konteks zamannya. Dalam beberapa dekade, Jakarta Pusat dan Selatan tampil sebagai trendsetter dan percontohan kemajuan sebuah kota. Jakarta Timur pun harus rela sebagai area tertinggal di Jakarta. Era 60-70an Kemayoran didaulat sebagai pusat hiburan dan perkotaan. 80-90an bergeser ke Sudirman dan Semanggi. 2000 beralih ke Kuningan, Thamrin dan Menteng. Sekarang hingga beberapa tahun ke depan diprediksi beberapa wilayah di Jakarta Timur akan berkembang dan menjadi pusat lifestyle. Jakarta Timur sedang bertransformasi menjadi semacam main gate dan titik sentral di Jakarta.

Atas dasar itu, menurut Yossi Hidayat Prabowo, The Hive Tamansari dibangun di lokasi Panjaitan dekat Cawang, Jakarta Timur. “Sebagaimana kita tahu bahwa Cibubur, Bekasi dan Depok sangat ramai, nah Jakarta Timur ini akan menjadi titik sentralnya”, demikian prediksinya. Ia meyakini bahwa dinamika itu sedang berpihak kepada Jakarta Timur, “dan setiap perubahan itu akan diikuti oleh pembangunan”, ungkap Yossi berargumen. Read the rest of this entry

Cirebon Merdeka Lebih Dulu

TUGU berwarna putih dengan ujung lancip menyerupai pensil itu berdiri tegak di tengah jalan di dekat alun-alun Kejaksan, Cirebon. Tugu yang sama, dengan tinggi sekitar tiga meter, menancap di halaman Kepolisian Sektor Waled di kota yang sama. Read the rest of this entry

Hidupkan Spirit 4 Pilar Kehidupan Bernegara

UMJ News – Pancasila, UUD Negara RI Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhineka Tunggal Ika adalah empat pilar kehidupan bernegara yang telah menjadi motor dan nafas Indonesia sejak kemerdekaan didengungkan. Persatuan dan kesatuan yang telah lama terwujud ini merupakan hasil nyata empat pilar kehidupan bernegara. Di mata dunia, empat pilar inilah yang telah lama dikenal sebagai ciri khas Bangsa Indonesia. Di hadapan bangsa-bangsa lain, empat pilar inilah satu-satunya yang ada di dunia. Jika masyarakat global diombang-ambingkan dengan ideologi-ideologi yang terus berubah sebagaimana sosialisme, komunisme, kapitalisme dan isme-isme lainnya, Indonesia kokoh dengan empat pilar tersebut meski sejarah Indonesia bersentuhan dengan isme-isme tersebut. Read the rest of this entry

Rekomendasi Muslimah Untuk Dunia Islam

UMJ News –  Pada Abad ke 20 isu hak asasi perempuan dihadapkan kepada hak asasi laki-laki untuk pertama kalinya. Namun kajian tentang kedudukan kaum perempuan dunia Islam tidak menampakkan prospek yang begitu jauh. Perempuan muslim atau muslimah, sering kali bahkan atas nama agama, ditempatkan pada posisi yang tidak menguntungkan. Padahal posisi muslimah, dalam al-Quran, setara de ngan laki-laki dalam berbagai hal. Hal tersebut terjadi selama bertahun-tahun. Ini mempengaruhi bagaimana kaum muslimah memandang dirinya. Read the rest of this entry

“Al-Kafirun” untuk Orang-orang Islam?

Ini hanya sebuah dongeng anekdot yang bermaksud menalar keberagamaan kita dengan sedikit rileks. Betapa kita harus mengevaluasi keberagamaan kita. Bertanggung jawab atas keberagamaan kita untuk kemudian dihadapkan pada pencipta agama. Karena, sejolinya eh sejatinya kita tidak menyembah agama tapi kita menyembah Mbah-nya agama (masa iya sih segitunya?). Silahkan menafsir sesuka hati, seenak nafsu atau sepintar rasionalitas kita yang terbatas. Tenang saja, baca dengan santai karena tak ada iklan di sini.Sebab, ini hanya dongeng ringan yang tidak didapat di sinetron-sinetron kesayangan anda. Sinetron yang diharapkan pemirsanya atau pemirsa dikonstruk secara sosial oleh pekerja sinetron agar si ganteng dan si cantik hidup bahagia kekal hingga mati pun masuk surga.
Read the rest of this entry

Posting Pertama: Sebuah Refleksi Akhir Tahun

Manusia demikian terikat dengan ruang dan waktu atau bahkan manusia adalah makhluk ruang dan waktu. Ia memiliki kesadaran akan ruang dan waktu tersebut.

Seseorang berujar, masa lalu adalah sejarah, masa kini adalah proses dan masa depan adalah harapan. Mungkin saja bagi sebagian dari kita pola itu berubah sedemikian rupa menjadi masa lalu adalah angin lalu, masa kini siapa perduli dan masa depan tunggu tanggal mainnya.

Sejarah memiliki kriteria sendiri terhadap apa yang penting untuk dicatatkan. Sejarah tidak mencatat sampah, sejarah tidak menghiraukan yang sepele, sejarah selalu tentang hal-hal yang layak dicatat dan diingat.

Sebagai makhluk yang sadar akan ruang dan waktu. Manusia selalu penuh dengan pertimbangan. Tidak asal; tidak asal makan, tidak asal punya uang, tidak asal menang, tidak asal hidup.

2011, sebentar lagi, berlalu. Ia telah meninggalkan banyak hal yang telah kita abaikan hingga kini, di punghujungnya, kita masih tanpa perubahan. Tidak ada kemajuan.

2012, Sebentar lagi, kita jelang. Akan banyak hal pula yang ditawarkan. Akankah kita sia-siakan lagi?

Manusia yang merugi adalah mereka yang sama dengan kemarin.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.